MAPALA LINGKUNGAN HIDUP UPI 'YPTK' PADANG

SALAM RIMBA.. SALAM LESTARI.. *LESTARIII… Hari ini, aku tak pernah menyangka hal yang selama ini aku tunggu-tunggu, terjadi juga. Aku ma...


SALAM RIMBA.. SALAM LESTARI.. *LESTARIII…
Hari ini, aku tak pernah menyangka hal yang selama ini aku tunggu-tunggu, terjadi juga. Aku masuk dalam organisasi MAPALA (Mahasiswa Pencinta Alam). Memang sedari dulu saya suka bergaul dengan alam. Alam adalah tempat dimana semua hal yang tak pernah kau duga itu terjadi. Bisa jadi hal positif dan bisa jadi hal itu negative. It’s so WOW! Jika kamu merasa dekat dengan alam, beban yang dipikul seakan-akan diangkat dan di buang jauh-jauh dan tak pernah kembali. Ini adalah organisasi yang pertama kali aku ikut berpatisipasi didalamnya. Alasan kenapa saya masuk Mapala ini yah.. karna saya merasa ‘inilah diri saya.’ Saya seperti menemukan jati diri saya. Ingat! Ini adalah yang pertama kali bagi saya. Melakukan kegiatan luar biasa di luar sana memang bukan yang pertama kali. Mungkin saya belum beradaptasi. Entahlah.. atau mungkin saya belum terbiasa. Seperti tidur di tenda, membuat api unggun. I know it. Itu memang seharusnya hal yang dilakukan di alam atau hutan jelasnya. Tapi, hal itu sendirilah yang belum terbiasa saya lakukan. Kan ada pepatah   ‘ala bisa karena terbiasa.’ Saya bisa, tapi belum terbiasa.
Kata orang banyak, ‘Alam itu kejam.’ Aku tidak percaya alam itu kejam. Itu tergantung bagaimana kita menjalani dan melewatinya. Contohnya, banyak hewan buas di hutan sana. Kita tidak tahu kapan dia akan menyerang kita.  Atau alam tidak mengijinkan kita tinggal dengannya. Apa itu yang dikatakan kejam? Apakah kita tidak terfikirkan sebelumnya, bahwa kita sendirilah yang membuat itu semua terjadi. Seperti ada binatang buas, kita sendiri yang memberi signal kalau ‘inilah aku. Makanlah!’ Kenapa saya mengatakan hal yang demikian, contohnya beruang, beruang tidak memakan mangsanya jika sudah tidak bernafas atau telah menjadi bangkai. jika kita lari atau menjauh dari si beruang tadi, secara tidak sadar kita telah memberikan signal bahwa ‘inilah saya! Makanlah! Atau alam yang tidak mengijinkan kita tinggal dengannya. hutan yang liar, sungai kering, pepohonan mati, siapa penyebab itu semua? Siapa lagi kalau bukan kita, manusia. Penebangan liar, membuat polusi udara, itu adalah kita sendiri yang buat. Kita yang menyebabkan hutan kita itu rusak. Jika kita bersahabat dengannya, mungkin ini tidak terjadi.
‘Camping.’ Kalo denger kata camping nih. Rasanya tuh.. kaya kita lagi camping. Entahlah.. aku memang tidak ahli dalam berandai andai. 29 September, tepatnya sabtu malam, anggota Mapala LH (Lingkungan Hidup) mengadakan acara Camping di Ngalau Ribuik, Indarung, Padang, Sumatera Barat. Acara ini sih dibuat untuk silaturrahmi kepada anggota baru. Aku gag sempat berfikir gimana nantinya. aku hanya menjalani apa yang dikonstruksikan oleh senior. Berjalan berkilo-kilo meter, membawa barang yang beratnya dua kipat dari badan saya, mendaki gunung, lewati sungai, mendirikan tenda, mencari kayu bakar, nangkring di depan api unggun. Aku suka suasananya pada saat itu. Mendapat pengalaman yang selalu aku nanti-nanti,dan teman yang selama ini aku cari-cari. Seperti menemukan keluarga baru. Ingin rasanya berbagi kisah kepada pembaca, tapi rasanya sajalah yang dapat saya utarakan. Atau mungkin saya terlalu bahagia yang tak bisa diungkapkan hanya dengan kata-kata. Terima kasih J
SALAM RIMBA.. SALAM LESTARI.. *LESTARIIII
@ngalau ribuik, Indarung, Padang, Sumatera Barat, tempat dimana Mapala-LH camping 

Kemah Utama. tempat para senior Mapala stayhome. yang masih anggota biasa kaya gue sama temen-temen gue gag boleh lewat ke situ. gag sopan!

Kemah para anggota baru kaya kita kita nih. ini masih punya cewe. namanya tenda 'dam'. yang cowo tenda 'A.' cuma belum jadi. hihihi

sumber air sudekat. hihihi.. air ini bisa diminum langsung. segeeerrr.. 

ini anak-anak Mapala-LH yang masih baru. dari sudut kiri atas ada gue, ari, robi, tiara, bang eza, andre, pati, rima, sama fajri. yang duduk di bawah itu dari kiri ada nani, putri, roni, sama rega. hi, teems!

You Might Also Like

0 comment(s)