Puisi
Permintaan Maaf Dari Matahari
Minggu, Maret 31, 2013
Bungaku,
Setangkai bunga nan elok dipandang mata
Membuat hati ini sejuk saat mata memandangnya
Warnanya yang indah
Membuat hari-hari jauh lebih hidup daripada sebelumnya
Bunga itu cantik sekali
Selalu tersihir aku saat angin mengajaknya menari
Ingin kupetik saja dia
Agar tak ada orang lain yang bisa memilikinya
Aku adalah orangnya
Tak ada seorangpun yang bisa merebutnya
Kan ku jaga dia
Takkan ku sakiti dia
Dan akan aku bahagiakan dia
Jangan!
Jangan petik dia
Nanti kau buat ia menangis
Biarkan saja dia
Jangan!
Jangan ganggu dia
Nanti kau buat ia teluka
Biarkan saja dia
Aku ingin menjadi matahari saja
Yang membuat ia terus hidup
Kenapa harus menjadi kumbang
Yang menemaninya tapi membunuhnya secara perlahan
Aku ingin menjadi matahari saja
Pergilah kumbang!
Walau kau bisa membuat dia bahagia
Pergilah kumbang!
Pergilah!
Mungkin aku terlalu mengabaikannya
Kupancarkan sinarku
Kuabaikan dia
Aku fikir dia senang
Ternyata ada awan menghalanginya
tetes hujan membasahi mahkotanya
Dan aku tau air matanya jatuh saat hujan menemaninya
Mungkin aku terlalu mengabaikannya
Kupancarkan sinarku
Kuabaikan dia
Aku fikir dia senang
Ternyata pucat warnanya
Terlalu egois aku
Dan ku buat ia teluka.
Bungaku, maukah kau memaafkan aku?
Matahari yang selalu membuatmu menangis
Matahari yang selalu membuatmu terluka
Bungaku, maukah kau memaafkan aku?
Maafkan aku...
0 comment(s)