Senin, April 14, 2014
HAPPY BIRTHDAY SYAHRI HIDAYAHNI SYAM NASUTION
Senin, April 14, 2014Mungkin dia tidak memakaikan sepatu dikakiku. Tapi dia, selalu ada saat aku terjatuh karena langkahku sendiri atau merangkulku saat aku...
Mungkin dia tidak memakaikan sepatu dikakiku. Tapi dia, selalu ada saat aku terjatuh karena langkahku sendiri atau merangkulku saat aku tak sanggup lagi untuk berdiri. Dia hebat. Setelah ibuku dan saudara perempuanku, dia wanita paling hebat yang pernah aku temui. Selama ini, dia orang yang paling setia ada bersamaku.
Namanya Syahri Hidayahni Syam Nasution. Di rumah, dia biasa dipanggil dengan sebutan “Ika”. Aku juga manggilnya Ika. Setiap aku cerita tentang dia sama temen-temenku,temen-temenku itu pasti bingung kalo aku sebut nama ika. “Ika itu siapa?” kata mereka dengan tatapan kaya artis amnesia di sinetron-sinetron Indonesia. Soalnya yang lain itu cuma kenal dengan nama Syahri. Mereka nggak kenal sama ika. Miris banget.
Aku sama dia udah akrab semenjak duduk di salah satu sekolah dasar yang elegan sampe sekarang. Bisa jadi sebelum itu. Atau mungkin, sebelum-sebelum itu. Ah, aku jadi curiga sebelum kami lahir, udah akrab gini saking lamanya. Atau sewaktu ibuku dan ibunya mengandung kami, calon bayi-bayi yang mungil, lucu, dan menggemaskan, kami sering 3G-an [ maklumlah, waktu di jaman sebelum saya lahir itu belum ada android ]. Sampe sekarang kita masih akrab. Awet ya? Kaya formalin.
Aku ingat waktu itu, setiap hari menjelang sore, aku sering banget jalan sama dia. Cuma bedua pake motor bebek. Pergi kesana kemari cari tempat foto yang asik. Kita juga orangnya suka makan. jadi setiap hari kita makan di tempat berbeda. Kadang ditempat yang sama karena alasan menunya enak-enak [ bukan berarti di tempat lain nggak enak loh. ] atau kadang karena nggak ada pilihan lain lagi.
Aku juga ingat waktu itu, aku sama dia sering banget denger kabar burung kalau orang-orang sering menganggap kita itu in relationship a.k.a. pacaran. Aku sama dia malah lucu juga dengernya. Kita sih nggak masalah orang lain mau bilang apa. Malah kita balasnya hubungan kita lebih dari sekedar itu. Dan orang-orang sih bilang kita itu mirip. Kadang aku juga ngerasa mirip sih. Mungkin kalau aku pake hijab, mukanya kaya dia. Atau potongan rambutnya dia sama kaya aku, mukanya juga kaya aku.
Udah banyak banget deh kenangan-kenangan yang aku dilaluin sama dia. But, now. Dia lagi ulang tahun hari ini. sekarang dia udah nggak muda lagi. Aneh banget rasanya. Padahal, kalo ditanya bahagia atau nggaknya masa kecilku, aku so pasti jawab bahagia. Tapi, rasanya masih belum puas. Kalo dibandingin antata dulu sama sekarang, sekarang itu kita udah dewasa. I don’t know what it means. Ya, dewasa. Dulu dia masih anak ayah yang tomboy. Sering ngeles kalo soal jalan-jalan. Pernah waktu itu gue mau UN pas SMA, malem-malem kita malah keluyuran nggak belajar. Sampe dimarahin sama ibu. dan itupun nggak kapok. Sialan. Kita emang anak yang kurang ajar. Tapi sekarang, dia berubah menjadi anak ibu. Ya liat aja dari pakaiannya. Pake jilbab panjang banget. Gue sih nggak masalah ya? Cuma sering becandain dia kalo dia deket-deket sama aku, aku pura-pura kepanasan gitu. Eh tapi nggak tau juga sih pura-pura atau ngggaknya hahaha.. serius, aku lagi becanda. Dan karna kita sama-sama dewasa dan dari penampilan pun kita berubah, kita jadi merasa ada batasan. Nggak sebebas yang dulu lagi. sedih gue. Kita jadi jaga jarak karna mesti jaga ‘image’ dong walaupun kita dulunya… [well, taulah. Nggak usah dilanjutin]. Jaga jarak disini bukan berarti kita musuhan loh. Tapi, karna mengingat umur sama nama keluarga yang kita bawa di kota orang ini. kita mesti jadi anak baik-baik. berusaha menjadi anak baik-baik.
And wishes buat Syahri yang lagi ulang tahun hari ini adalah jangan lupa untuk membahagiakan Ibu sama Ayah, yang udah berjuang buat kamu disini. Yang sampe kamu nggak tahan buat membendung air mata mengingat perjuangan mereka. Semua omelan ibu jadi semacam music yang selalu kau putar saat kau ingin tidur. Atau candaan ayah juga. [aduh, gue jadi ikutan sedih. Gue ngingetin ya? maaf deh]. Jangan kecewain kakak dan adik kamu. Baikan dong sama kiki. Nggak baik atuuh. Masih kakak adik berantem. Teteplah menjadi dsgjhsagkj-ku [aku nggak tau mau sebut apa. Kalo sahabat, kan lebih dari itu]. Cuma kamu orang yang aku percaya dan kau tahu itu. aku ingin kau tetap menjadi bintang dihati keluargamu, dihati teman-temanmu, dan semuanya.
Aku juga berharap kalo nanti kamu sukses. Semua hal yang kamu harapkan, semua yang kamu inginkan secepatnya tercapai. Aamiin. Salam kecup basah dari adik, saudara, sahabat kamu yang paling baik hatinya, tidak pernah hemat, selalu makan, sering bergulat dan latihan berkuda, bercocok tanam, dan sering membersihkan kandang harimau, RYAN HIDAYAT. Dan sekali lagi gue ucapin, HAPPY BIRTHDAY, SYAHRI HIDAYAHNI SYAM NASUTION.

