Katamu Bercinta dalam Puisi Itu Indah

Katamu bercinta dalam puisi itu indah. Lalu aku masuk diam-diam ke dalam kamar yang diam. Sepi. Bisu. Tidak ada yang indah. Kucar...



Katamu bercinta dalam puisi itu indah.
Lalu aku masuk diam-diam ke dalam kamar yang diam.
Sepi. Bisu. Tidak ada yang indah.
Kucari api lalu kata menyambar. Wuus.
Masih sepi. Bahkan kaku menghantam.
Perlahan ku rapatkan raga ke pojokan kamar.
Tak ku temui keindahan.
Hanya dinding-dinding kamar yang retak menatapku kosong.
Lagi-lagi sepi yang menghampiri.
Lalu seperti apa indahnya cinta ini?
Ku labuhkan hati pada kertas ini.
Berbicara lewat potongan tinta hitam.
Aaah, tidak ada ubahnya.
Hanya pedih hati melihat sepi.
Kemarilah. Aku juga ingin bercinta bersamamu.
Bersama puisi.



You Might Also Like

0 comment(s)