Puisi
Aku Suka Sekali Bulan Malam Ini
Jumat, April 04, 2014
Kabarnya
seorang lelaki melihat sebutir bintang sedang berkaca di wajah sungai dan jatuh
cinta pada kelap-kelipnya sendiri. Ketika lelaki itu menangkapnya dan
melemparkannya ke air yang mengeluarkan suara begitu tubuhnya yang masih
membara tenggelam dan mendingin kenangannya pada benda-benda yang telah melahirkannya
semakin redup ketika saat ini ia merasa sepenuhnya tajam seutuhnya hidup. Kau
tahu siapa lelaki itu? lelaki itu adalah aku. Dan bintang itu tetap bersinar
walaupun hanya sebintik cahaya. Tetap
masih indah, bukan?
Apa kau
tidak melihat bulan sedang menyombongkan diri sebagai sosok yang paling terang malam
ini? Bulan itu tidak sedang menatapmu. Dia tersenyum ke semua makhluk yang
sedang melihatnya. Aku ingin mendengar apa yang akan ia katakan saat kita
mengagumi keindahannya. Walaupun kita sendiri tahu bahwa bukan ia sebenarnya
pemilik sinar itu. Tapi, miliknya atau bukan, yang jelas malam ini bulan itu
milik kita berdua.
Bintang
itu, biarlah ia tetap sebintik cahaya yang terjebak di kedua bola matamu. Dan
aku, aku ingin sekali bercumbu di bawah sinar rembulan denganmu. Karena aku
suka sekali bulan malam ini.

0 comment(s)