Kamis, Mei 29, 2014
BIRTHDAY HAVE AN OWN STORIES part IV
Kamis, Mei 29, 2014Dia Datang Untukku 02.14 PM “RYAN HIDAYAT TANJUNG, saya sedang berada si masjid agung unp padang, kapan anda bisa mendatangi...
Dia Datang Untukku
02.14 PM
“RYAN HIDAYAT TANJUNG, saya
sedang berada si masjid agung unp padang, kapan anda bisa mendatangi saya
disini?”
Begitu isi pesan yang saya terima
setelah mencoba mengontak telepon saya pada saat jam perkulihan masih
berlangsung. Berani sekali dia.
Tentu saja aku tidak langsung
membalasnya. Setelah perkuliahanku selesai aku rencana akan langsung kesana
menemuinya. Benar saja, dia datang.
Tapi bukan karenaku. Sebuah alasan yang sangat wajar. Dia sedang mengurus berkas beasiswanya dan urusan kampus lainnya. Dia sebelumnya memang pernah memberitahu
aku soal beasiswa yang ia dapatkan. Dan hal itu sangat wajar jika dia datang dengan alasan itu. Seharusnya
jika dia datang hanya untuk itu, dia
tidak perlu memberi kabar semacam itu untukku. Lagipula setelah aku datang,
katanya dalam waktu sekitar satu jam dia akan kembali. Aku menarik napas panjang dan membuangnya perlahan. Menahan amarah
atau untuk menutupi rasa kecewa.
Dia menyuruhku untuk kembali ke tempat persinggahannya, karna teman
dia [temanku juga] akan berangkat keluar kota. Jadi kami harus kembali kesana.
Setelah tiba disana, katannya dia juga harus segera mempersiapkan
barang-barangnya sebelum berangkat. Tapi, akhirnya kebohongan itu terkupas.
Saat dia keluar dari pintu depan, dia membawakan sebuah softcake dengan
beberapa lilin diatasnya. Sambil menyanyikanlagu dia mendekatiku. Itu bagian
yang kutunggu.Ya Tuhan. RencanaMu indah sekali.
Aku sempat meminta sendok untuk
dimakan bersama dan segelas air untuk minum. Dia bergegas masuk dan mengambilnya. Bukan sendok yang dia ambil melainkan ada beberapa hadiah
yang dia bawa. Ya Tuhan.Rencana indah apa lagi ini?
Masih ingat teman dia [temanku juga] yang akan berangkat
ke luar kota? Itu BOHONG. Masih ingat tentang kepulangannya dalam waktu satu
jam kedepan setelah pertemuan kami? Itu BOHONG. Dan masih ingat tentang
kedatangannya untuk mengurus berkas beasiswanya dan beberapa urusan kampus
lainnya? Itu juga BOHONG. Ternyata hari ini, sehari setelah hari ulang tahunku,
DIA DATANG UNTUKKU.
******
Dia memberikan beberapa hadiah untukku.
Sebenarnya aku tidak meminta apa-apa darinya. Aku hanya ingin kehadirannya. Itu
saja. Tapi, aku tetap bersyukur kepada Tuhan dan aku juga berterima kasih
kepadanya. Aku membuka hadiah itu, dan isinya sebuah AL-QUR’AN.
Aku dapat mendengar suara detak
jantungku. Aku tersentuh.
Tidak ada hadiah paling indah
selain Al-Qur’an. Itu menurutku. Terserah orang lain setuju dengan pendapatku
atau tidak tapi itulah yang aku tahu bahwa “tidak ada hadiah paling indah
selain Al-Qur’an”. Tuhan, berikan dia
sesuatu yang lebih indah dari yang Kau berikan padaku. Aamiin.