BIRTHDAY HAVE AN OWN STORIES part IV

Dia Datang Untukku 02.14 PM      “RYAN HIDAYAT TANJUNG, saya sedang berada si masjid agung unp padang, kapan anda bisa mendatangi...



Dia Datang Untukku

02.14 PM
     “RYAN HIDAYAT TANJUNG, saya sedang berada si masjid agung unp padang, kapan anda bisa mendatangi saya disini?”
     Begitu isi pesan yang saya terima setelah mencoba mengontak telepon saya pada saat jam perkulihan masih berlangsung. Berani sekali dia.
     Tentu saja aku tidak langsung membalasnya. Setelah perkuliahanku selesai aku rencana akan langsung kesana menemuinya. Benar saja, dia datang. Tapi bukan karenaku. Sebuah alasan yang sangat wajar. Dia sedang mengurus berkas beasiswanya dan urusan kampus lainnya. Dia sebelumnya memang pernah memberitahu aku soal beasiswa yang ia dapatkan. Dan hal itu sangat wajar jika dia datang dengan alasan itu. Seharusnya jika dia datang hanya untuk itu, dia tidak perlu memberi kabar semacam itu untukku. Lagipula setelah aku datang, katanya dalam waktu sekitar satu jam dia akan kembali. Aku menarik napas panjang dan membuangnya perlahan. Menahan amarah atau untuk menutupi rasa kecewa.
     Dia menyuruhku untuk kembali ke tempat persinggahannya, karna teman dia [temanku juga] akan berangkat keluar kota. Jadi kami harus kembali kesana.
     Setelah tiba disana, katannya dia juga harus segera mempersiapkan barang-barangnya sebelum berangkat. Tapi, akhirnya kebohongan itu terkupas.
     Saat dia keluar dari pintu depan, dia membawakan sebuah softcake dengan beberapa lilin diatasnya. Sambil menyanyikanlagu dia mendekatiku. Itu bagian yang kutunggu.Ya Tuhan. RencanaMu indah sekali.
     Aku sempat meminta sendok untuk dimakan bersama dan segelas air untuk minum. Dia bergegas masuk dan mengambilnya. Bukan sendok yang dia ambil melainkan ada beberapa hadiah yang dia bawa. Ya Tuhan.Rencana indah apa lagi ini?
     Masih ingat teman dia [temanku juga] yang akan berangkat ke luar kota? Itu BOHONG. Masih ingat tentang kepulangannya dalam waktu satu jam kedepan setelah pertemuan kami? Itu BOHONG. Dan masih ingat tentang kedatangannya untuk mengurus berkas beasiswanya dan beberapa urusan kampus lainnya? Itu juga BOHONG. Ternyata hari ini, sehari setelah hari ulang tahunku, DIA DATANG UNTUKKU.
     ******
     Dia memberikan beberapa hadiah untukku. Sebenarnya aku tidak meminta apa-apa darinya. Aku hanya ingin kehadirannya. Itu saja. Tapi, aku tetap bersyukur kepada Tuhan dan aku juga berterima kasih kepadanya. Aku membuka hadiah itu, dan isinya sebuah AL-QUR’AN.
     Aku dapat mendengar suara detak jantungku. Aku tersentuh.
     Tidak ada hadiah paling indah selain Al-Qur’an. Itu menurutku. Terserah orang lain setuju dengan pendapatku atau tidak tapi itulah yang aku tahu bahwa “tidak ada hadiah paling indah selain Al-Qur’an”. Tuhan, berikan dia sesuatu yang lebih indah dari yang Kau berikan padaku. Aamiin.

You Might Also Like

0 comment(s)