Cepatlah Kembali

Aku rela dan aku mau menghabiskan seluruh sisa waktu dalam hidupku hanya untuk menunggumu. Tak peduli seberapa benci aku dengan kata...



Aku rela dan aku mau menghabiskan seluruh sisa waktu dalam hidupku hanya untuk menunggumu. Tak peduli seberapa benci aku dengan kata menunggu, jika aku mau akan kulakukan demi karenamu dengan kesungguhanku hatiku. Hanya saja, pastikan bahwa dirimu pantas akan hal itu. Katakan padaku bahwa kau mencintaiku dan buat aku percaya.

Aku sudah lama merindukan sebuah pelukan saat musim dingin aku kedinginan dan kesepian, berdiri dibawah hujan yang ketika itu tak berpihak padaku membuat aku menggigil dan sepatuku penuh dengan air didalamnya dan ada seseorang disana datang dengan membawa sebuah sweater yang hangat lalu memelukku sambil berkata, “Aku disini. Sekarang, ayo kita pulang! Akan kubuatkan susu cokelat panas untukmu dan beberapa kue kering yang lezat.”

Sekarang, lihatlah! Aku disini duduk termenung di sudut ruangan dekat dengan jendela kaca besar yang membuatku lebih leluasa melihat apapun yang terjadi di luar sana. Apakah kau masih ingat bahwa kita telah banyak mengamati pemandangan musim gugur yang bervariasi dari tahun ke tahun dan dari banyak tempat. Kita suka saat melihat daun-daun yang berguguran seperti kupu-kupu. Sekarang aku sedang menatap pepohonan dengan beragam nuansa warna antara kuning, jingga, dan merah di seberang danau sana. Sama persis seperti yang kita lihat. Hanya saja kau tidak ada disini.

Tapi aku rela dan aku mau menunggumu meskipun aku sama sekali tidak tahu pasti kapan kau akan kembali dan kemudian kita melakukan hal yang sudah biasa dan tiada bosan kita mengulangnya.





You Might Also Like

0 comment(s)