It's My Birthday
Minggu, Mei 08, 2016
I’ll never ever being stop thanking to Allah SWT because… aku sangat suka dengan hidupku bahkan sekalipun saat aku merasa bahwa aku berada di titik terendah dalam hidupku. Kenapa? Ya karena aku percaya setiap apapun yang terjadi, pasti punya alasan.
And I also thank to my super women, mom and my hero, dad because of them I was born in this beautiful world. I really love them so much.
Dan makasih juga buat semua orang yang telah memberikan sedikit waktunya untuk menuliskan beberapa cerita dan terlibat di dalamnya di hidupku.
Well, okay. Kita semua terlahir mengagumkan. Hanya saja, banyak sekali orang diluar sana yang tidak tahu. Ada yang pernah mengatakan padaku, terkadang kita sering kali merasa iri dengan kehidupan orang lain dan dengan apapun yang ia punya atau yang ia dapatkan, sehingga kita lupa bahwa kita juga termasuk orang lain bagi orang lain itu sendiri. Saat aku denger kata itu, rasanya kaya ada bom yang tiba-tiba meledak di dadaku dan semua hal yang negatif di tubuhku seperti menguap dan perlahan menghilang.
Jujur, jauh sebelum itu, aku sering kali merasa tidak puas dengan apa yang aku punya. My mom said kalau aku pernah memiliki sesuatu yang tidak banyak orang lain memilikinya. Karena tidak puas atau apa, aku merasa sesuatu itu tidak terlalu berharga. Jadi, ia kubiarkan begitu saja dan terlupakan. Setelah sadar bahwa aku kehilangannya, aku takkan pernah lagi mendapatkannya. Mungkin, yang aku butuhkan saat itu adalah ‘bersyukur’ atas apapun. Yes! ‘bersyukur’ dan itulah alasan kenapa aku ambil tema itu di tulisanku akhir tahun 2014 yang lalu.
Listen! Hidup itu hanya sekali. Kita bikin simple saja. Lakukan apapun yang menurutmu itu baik untukmu dan semua orang. Karena kita tidak bisa hidup tanpa orang lain. Tapi, kamu harus ingat satu hal, lepaskan orang-orang yang mencoba menghancurkan kebahagiaanmu dan rangkul orang-orang yang menyayangimu.
Semua orang pasti menginginkan kehidupan yang bahagia. Honestly, aku punya harapan yang ingin sekali dan selalu berusaha untuk mewujudkannya. Aku berharap aku adalah orang yang paling bahagia di dunia. Dan aku juga ingin orang-orang yang menyayangiku dengan setulus hatinya bahagia karenaku.
Semuanya tanpa terkecuali.
Dan hal yang paling aku senangi adalah menjadi tempat untuk orang yang butuh didengar. Alasan kenapa aku suka itu yang pertama; saat mereka bercerita, mereka hanya butuh didengar saja tanpa kita harus memberikan solusi atas setiap masalahnya. Tapi saat mereka membutuhkannnya, kenapa tidak? Jadi, saat aku mendengarkan, aku banyak belajar dari mereka. Dan yang kedua; aku suka memberikan masukan, seperti motivasi untuk membuat orang lain lebih percaya diri atau seperti bangkit dari kesedihannya. Aku tidak suka melihat orang sedih. Karena aku juga bakal ikutan sedih. I don’t know why.
Dan yang aku takutkan adalah, dilupakan. Aku menjalani hidup yang luar biasa. Agar diingat.
‘Manusia dihargai bukan dari apa yang dimilikinya, tapi apa yang ia berikan. Bukankah matahari memiliki api. Tapi ia memenuhi bumi dengan cahayanya?’ – Ust. Jafar Salih.
Dan sekarang, setelah aku mensyukuri apapun yang aku punya atau apapun yang aku dapatkan, aku merasa itu lebih dari cukup walau orang lain sering kali menertawakannya. Mereka nggak tau apa-apa. Aku kasih tau satu hal, enjoy the little things in life, for one day you will look back and realize they were the big things.
Aku fikir cukup sampai disini walau sebenarnya ada banyak sekali yang ingin aku sampaikan. Semoga kalian juga belajar sesuatu dari sini.
Aku tidak terlahir untuk menjadi sempurna tapi mengagumkan. Today is my birthday dan aku masih tetap berharap menjadi orang yang paling bahagia di dunia untuk esok dan seterusnya.
And, thank you for all of you yang masih ingat hari ulang tahunku. Makasih juga buat ucapannya J

0 comment(s)