Puisi
Cinta yang Kita Bunuh
Rabu, Maret 19, 2014
Aku sedang tidak berharap untuk kau kembali
padaku. Jika kubilang bahwa aku turut berbahagia bila melihat kau bahagia
sekalipun dengan orang lain, aku ingin kau tahu bahwa sebenarnya aku sedang
berbohong saat itu.
Cintamu terlalu sempurna buatku. Aku tidak
pantas memilikinya. Bukankah cinta memang tak harus memiliki? Walau kita tahu
bahwa melewati hari tanpa cinta itu akan sulit bagi kita seperti membunuh
perasaan sendiri yang tumbuh menjadi sesuatu yang tidak pernah kita bayangkan
betapa hebatnya rasa itu sehingga kita sendiripun tidak tahu apakan rasa itu
nyata atau hanya harapan saja. Harapan untuk memiliki cinta. Cintamu, cintaku,
cinta kita.
Ah, sudahlah. Kita memang tak pernah mengerti
cinta. Bagaimana cara memainkannya. Atau bagaimana cara memecahkan teka-teki
yang yang ada di dalamnya.
0 comment(s)