Bebas
Puisi
Sendiri
Tulisan Modern
Aku Takkan Pernah Sekalipun Menyerah
Jumat, November 21, 2014
Jangan pernah bersikap seolah kau berpura-pura cinta padaku. Aku sungguh tak suka dengan hal itu. Dan aku takut. Saat aku merasa kau menginginkanku, kau pergi dan lama kembali. Kau mengacuhkanku. Dan rasanya itu sakit sekali. Kau tak pernah mengerti perasaanku. Jika kau rela meluangkan waktumu sedetik saja untuk merasakan apa yang aku rasakan saat itu, saat-saat yang menyakitkan untukku, kau pasti tidak akan mampu menahan perihnya ditinggal olehmu.
Kau mengubahku menjadi seseorang yang bukan diriku setelah mengetahui apa yang selama ini kuyakini benar ternyata salah. Bahwa kau benar-benar mencintaiku dengan setulus hatimu. Tak pernah sekalipun kau mencintai seseorang seperti yang kau lakukan sekarang, kepada orang lain ataupun bahkan kepada dirimu sendiri kecuali aku. Tapi aku salah. Dan kau sendirilah yang menyadarkan hal itu padaku sebelum aku yang mengetahui semuanya dengan sendirinya. Aku benci memujimu tapi dalam hal ini kau lebih baik dari mereka.
Dan sekarang hal yang ingin kulakukan adalah pergi sejauh mungkin, berteriak sekencang yang aku bisa, menangis sepuas yang aku inginkan, lalu memulai semuanya dari awal. Kau tahu, aku masih ingin merasakan mentari bersinar diwajahku, udara segar di paru-paruku, mendengar melodi alam di telingaku, dan melihat awan putih yang selalu berubah dan berserakan di langit sore hari saat matahari mulai tenggelam di ufuk barat sana.
Terima kasih untuk semua hal yang telah kau lakukan padaku. Dan pastilah itu sangat menyakitkan untukku. Tapi aku belajar banyak hal dari sana.
- RYAN HIDAYAT
- RYAN HIDAYAT

0 comment(s)