Puisi
Tulisan Modern
Kenangan Kita
Selasa, November 11, 2014
Entah bagaimana lagi mengatakannya, aku ingin sekali mengulang
kembali kenangan kita saat musim gugur di Bulan November yang lalu. Waktu kau
mendorongku di atas ayunan yang kau ikat di salah satu ranting pohon di tepi
danau nun jauh di sana. Melayang jauh ke udara. Bertabrakan dengan angin sore.
Hanya desir angin yang kurasa dan tak pernah kulihat angin itu tapi percaya
angin itu ada disekitarku. Terkadang kita mendengar suara burung dan tak pernah
kita lihat burung itu, tapi tahu burung itu ada di sana.
Lalu kita berjalan bergandengan tangan menuju puncak bukit yang
teduh karena ada pohon yang besar tumbuh disana. Kita berbaring berdekatan
sambil memandangi langit biru yang dipenuhi dengan awan-awan yang menyerupai
bentuk sesuai dengan imajinasi kita. Ada yang berbentuk kucing, ada pula yang
berbentuk bunga. Terkadang kau mengatakan ada segerombolan awan yang membentuk
sebuah hati. Kita kemudian tersenyum saling bertatapan dan bercumbu di bawah
pohon dengan daun daun kering yang berserakan. Ada juga yang jatuh bertaburan.
Lalu angin menerbangkannya.
0 comment(s)