Malam Ini Milikku

Aku menghadapi malam sendirian. Sunyi. Sepi. Tapi rasanya sangat damai.  Tiada cemas yang menghampiri saat kau bertanya-tanya, adakah...



Aku menghadapi malam sendirian. Sunyi. Sepi. Tapi rasanya sangat damai.  Tiada cemas yang menghampiri saat kau bertanya-tanya, adakah diluar sana yang peduli. Tapi justru malah kau sendiri yang tak peduli. Tak pernah sekalipun aku merasa sebebas ini. Rasanya seperti mimpi.

Hari sudah dini hari saat aku berdiri di balkon rumahku dengan ditemani segelas susu cokelat yang masih hangat saat kau mencoba meminumnya.  Kali ini aku punya masalah dengan tidurku setelah dengan sengaja meminum kopi kesukaanku. Hanya saja aku meminumnya sesaat setelah malam tiba.

Aku bahkan bisa mendengarkan suara angin yang seolah berbisik-bisik lembut di telingaku. Aku juga sudah beberapa kali melihat bintang jatuh saat tatapanku tak pernah lepas dari milyaran bintang yang berserakan di angkasa. Sepertinya aku akan melewati malam yang sangat panjang. Tapi, aku betah berlama-lama berada disana.

Aku menghadapi malam sendirian. Aku tak perlu lagi takut akan disakiti. Kesedihan menjauh ratusan meter dariku. Aku tak perlu lagi takut akan dikhianati. Kekecewaan menghilang dari radarku sedari tadi.

Malam ini sempurna milikku.  



You Might Also Like

0 comment(s)