Penduduk Langit
Sabtu, Januari 09, 2016
Mungkin kau sering bertanya-tanya saat sedang berbaring di
atas rumput di bawah pohon dan merasa takjub melihat awan-awan yang menggantung
di atas langit, ‘adakah seseorang yang tinggal disana?’
Baiklah. Kau akan segera tahu jawabannya.
Di atas langit sana, ada sebuah kerajaan yang sangat indah.
Semua bangunannya terbuat dari awan yang berwarna putih yang sangat halus dan
lembut seperti kapas bila kau sentuh dengan tanganmu ataupun saat bersentuhan
dengan kulitmu.
Kerajaan itu selalu dikelilingi oleh pelangi. Katanya pelangi
itu selalu memberikan warnanya pada awan. Tapi hal yang sebenarnya terjadi,
awanlah yang memberikan spektrum warna pada pelangi. Tapi tidak semua orang
yang tahu akan hal itu. Itulah sebabnya aku datang memberitahukanmu akan hal
itu.
Lalu ada pula seseorang yang selalu duduk dan melihat ke
bumi, termenung di pinggir awan dan bertanya-tanya, adakah seseorang di bawah
sana yang bertanya-tanya apakah dirinya ‘ada’ disana? Dia ingin selalu tahu
jawabannya. Tapi, tak ada seorang pun yang mau memberitahukan kepadanya. Atau
bahkan, tidak ada yang peduli apakah dia ada disana atau tidak.
Wajahnya selalu terlihat sedih. Ia selalu terlihat murung.
Tapi kawanan burung selalu berhasil membuat ia tersenyum. Jika kau sudi
memberitahukan kepada seseorang di atas sana tentangmu, pergilah ke
tengah-tengah danau dengan perahumu saat hujan turun. Tapi, jangan pernah buka
payungmu disana. Dia akan membawamu ke atas langit dan membawamu turun ke bumi
saat setelah hujan reda.
Oh, untuk seseorang yang tinggal di atas sana, kau bisa
memanggilnya Penduduk Langit.
Percayalah, bahwa mereka benar-benar ada!

0 comment(s)