AKU INGAT SENYUMMU

Aku baru mengenal dia empat hari yang lalu. Saat berjumpa pertama kalinya dia tersenyum padaku. Aku tak menyangka sebegitu ramah ia men...



Aku baru mengenal dia empat hari yang lalu. Saat berjumpa pertama kalinya dia tersenyum padaku. Aku tak menyangka sebegitu ramah ia menyambut aku walau ia tak merasa sedang menanti seseorang waktu itu. Aku juga tersenyum padanya. Bukan karena agar terlihat sopan tapi memang karena aku ingin. Aku ingin dia tahu bahwa aku sangat suka dengan senyumannya.

Aku ingat senyumannya. Berhari-hari belum luntur jua senyumannya dari ingatanku. Entah sihir apa yang ia pakai tapi aku ingin sekali mencicipinya walaupun itu hanya satu kali. Kalau saja dia memberikan kesempatan itu akan aku kenang baik-baik sepanjang hidupku karena sungguh aku tak tahu apakah aku bisa mendapatkannya.

Setiap malam sebelum tidur, aku bermain dengan imajinasiku berharap nanti saat aku jatuh dalam mimpiku, aku berjumpa denganmu. Dan itu akan menjadi mimpi yang indah. Aku yakinkan itu.

Belum pernah aku mengagumi seseorang sebegitu dalam seperti ini selama hidupku. Ingin sekali rasanya aku diperhatikan. Ingin sekali rasanya aku dianggap ada. Entah bagaimana rasanya ada seseorang yang peduli saat yang lain tak lagi peduli. Aku lupa. Sudah lama sekali soalnya.

Tapi aku ingat sekali akan senyumannya. 




You Might Also Like

0 comment(s)